Contoh Proposal Skripsi Perbandingan Algoritma Bubble Sort Dan Algoritma Selection Sort Dalam Pengurutan Kombinasi Angka

Contoh Proposal Skripsi Perbandingan Algoritma Bubble Sort Dan Algoritma Selection Sort Dalam Pengurutan Kombinasi Angka
Contoh Proposal Skripsi Perbandingan Algoritma Bubble Sort Dan Algoritma Selection Sort Dalam Pengurutan Kombinasi Angka
Contoh Proposal Skripsi Perbandingan Algoritma Bubble Sort Dan Algoritma Selection Sort Dalam Pengurutan Kombinasi Angka
Contoh Proposal Skripsi Perbandingan Algoritma Bubble Sort Dan Algoritma Selection Sort Dalam Pengurutan Kombinasi Angka - Ketika kita akan menyelesaikan studi kita di perguruan tinggi dan mengabil jenjang S1 maka kita harus menyelesaikan sebuah tugas akhir atau skripsi, ada banyak sekali tahapan dalam pembuatan skripsi ini mulai dari pengajual judul sampai nanti dilakukannya sidang dari tugas akhir yang kita buat.

Pada kesempatan kali ini saya ingin memberika sebuah contoh dari Proposal Skripsi Teknik Informatika Perbandingan Algoritma Bubble Sort Dan Algoritma Selection Sort Dalam Pengurutan Kombinasi Angka, silakan di simak baik-baik, dibawah ini hanyalah contoh silakan di gunakan dengan bijak adan baik.


Perbandingan Algoritma Bubble Sort Dan Algoritma Selection Sort Dalam Pengurutan Kombinasi Angka





Oleh:
YASINTA ANGGRAENI
16416255201188





PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
FAKULTAS TEKNOLOGI DAN ILMU KOMPUTER
UNIVERSITAS BUANA PERJUANGAN KARAWANG
KARAWANG
2018
                                                                         


DAFTAR ISI

DAFTAR ISI. 2
A.   JUDUL SKRIPSI. 3
B.    LATAR BELAKANG MASALAH.. 3
C.    IDENTIFIKASI MASALAH.. 3
D.   PEMBATASAN MASALAH.. 4
E.    RUMUSAN MASALAH.. 4
F.    TUJUAN PENELITIAN.. 4
G.   MANFAAT PENELITIAN.. 4
H.   STUDI LITERATUR.. 5
I.     DEFINISI OPERASIONAL.. 11
J.     HIPOTESIS. 11
K.   METODE PENELITIAN.. 12
1.    Metode dan Desain. 12
2.    Populasi dan Sampel 12
3.    Kerangka Berpikir 12
4.    Teknik Pengumpulan Data. 13
5.    Instrumen. 13
DAFTAR PUSTAKA.. 14

DAFTAR GAMBAR
Gambar 1 Kerangka Berpikir 12

DAFTAR TABEL

Tabel 1 Jadwal Penelitian. 13



A.     JUDUL SKRIPSI

Skripsi ini berjudul “Perbandingan Algoritma Bubble Sort dan Selection Sort Dalam Pengurutan Kombinasi Angka

B.     LATAR BELAKANG MASALAH

Pengurutan merupakan suatu proses mengurutkan data dengan suatu aturan tertentu, sehingga tersusun secara teratur sesuai dengan aturan teratur tersebut. Pada dasarnya ada dua macam aturan pengurutan yang biasa digunakan Ascending (menaik) dan Descending (menurun). Pengurutan data memegang peranan penting yang banyak dipertimbangan agar keseluruhan permasalahan (terutama mengenai pengolahan data) menjadi lebih baik dan lebih cepat untuk diselesaikan, sehingga menghasilkan data yang akurat. Masalah pengurutan merupakan masalah yang sering muncul dalam pemograman komputer, banyak pengurutan yang berbed algortima telah dikembangkan dan tingkatkan untuk membuat pengurutan lebih cepat. Algoritma pengurutan adalah algoritma yang menyimpan suatu list pada suatu urutan tertentu biasanya membesar atau mengecil, digunakan untuk mengurutkan angka ataupun huruf.

C.    IDENTIFIKASI MASALAH

Dari latar belakang diatas terdapat dentifikasi masalah yaitu:
1.      Dengan adanya persamaan antara algoritma Bubble Sort dengan Selection Sort
2.      Mencari Teknik pengurutan yang lebih efisien dan lebih cepat.

D.    PEMBATASAN MASALAH

Untuk memfokuskan penelitian, masalah penelitian ini dibatasi sebegai berikut:
1.      Perbandingan Algoritma Bubble Sort dengan Algoritma Selection Sort dalalm Kombinasi Angka
2.      Perbandingan yang dilakukan hanya dengan sampai persentase nilai akhir

E.     RUMUSAN MASALAH

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, penelitian ini menjabarkan permasalahan menjadi beberapa masalah, yaitu :
1.      Bagaimana proses pengurutan Algoritma Bubble Sort ?
2.      Bagaimana proses pengurutan Algoritma Selection Sort ?
3.      Bagaimana perbandingan kinerja dari kedua algoritma tersebut dalam pengurutan kombinasi angka ?

F.     TUJUAN PENELITIAN

Adapun tujuan penulis dalam melakukan penelitian ini adalah :
1.      Menerapkan algoritma Bubble sort dan selection sort dalam pengurutan suatu data.
2.      Mengetahui hasil perbandingan dari kedua algoritma tersebut dalam pengurutan kombinasi angka

G.    MANFAAT PENELITIAN

Manfaat  dari penelitian ini adalah :
1.      Untuk mengetahui bagaimana cara kerja Algoritma Bubble Sort dan Selection Sort.
2.      Untuk membandingkan algoritma Bubble Sort atau Selection sort yang lebih efesien dalam pengurutan kombinasi angka.

H.    STUDI LITERATUR

·         Variabel Independen
Angka atau bilangan adalah lambang atau simbol yang merupakan suatu objek yang terdiri dari angka-angka. Sebagai contoh bilangan 10, dapat ditulis dengan dua buah angka (double digits) yaitu angka 1 dan angka 10). (Tadkirotun, 2012)
·         Variabel Dependen
Pengurutan adalah proses merangkai deretan data menjadi terurut secara naik atau menurun. Pengurutan tidak hanya dilakukan pada data numerik, namun dapat pula dilakukan pada data non numerik. Pengurutan data secara non numeric contohnya adalah mengurutkan suatu rangkaian data secara alfabel. Pengurutan seringkali dilakukan agar perintah pencarian dan perintah lainnya dapat dilakukan dengan lebih mudah. Buku-buku di perpustakaan diurutkan menurut subjek/nama agar pencarian terhadap suatu buku tertentu lebih mudah dilakukan (Kadir, 2011).
·         Penelitian yang Relevan
Penelitian ini mengenai teknik Pengurutan yang digunakan untuk mengurutkan sekumpulan kombinasi angka, ada beberapa cara pengurutan yaitu Bubble Sort, Insertion Sort, Selection Sort, Merge Sort, Quick Sort, Heap sort dan Binary Sort. Sedangkan hanya ada beberapa Teknik Pengurutan saja sebagai cara pengurutan dasar yaitu, Bubble Sort, Insertion Sort, dan Selection Sort. Secara umum masing-masing teknik Pengurutan mempunyai keunggulan dan kelemahan tersendiri. Dan sangat sulit untuk menentukan mana yang paling baik diantara Teknik Pengurutan tersebut.
Pengurutan yang menggunakan algoritma Bubble Sort dilakukan dengan cara membandingkan elemen yang diseleksi dengan elemen yang berikutnya. Jika elemen yang diseleksi lebih besar dari elemen berikutnya maka elemen tersebut ditukar. Setiap langkah dari algoritma ini seolah-olah menggeser satu per satu elemen dari kanan ke kiri. Jika barisan bilangan tidak disusun horizontal melainkan vertikal, maka terlihat seperti gelembung gelembung (bubble) yang naik dari dasar akuarium. Oleh karena itu algoritma ini disebut Bubble Sort (Kristanto, 2009).


Algoritma Bubble Sort ditunjukkan pada Kode 2.1.


Kode 2.1 Algoritma Bubble Sort

Kunci pengurutan secara ascending terletak pada perintah IF data[j]>data[j+1], sementara untuk pengurutan secara descending, perintahnya,menjadi IF data[j]<data[j+1] (Kadir, 2011).


Berikut ini adalah contoh simulasi algoritma sorting terhadap larik

(array) dengan panjang 5 elemen. Misalnya untuk larik dengan elemen akan diurutkan dengan algoritma Bubble Sort secara terurut dari terbesar ke terkecil (descending).
Proses pembandingan di dalam setiap looping digambarkan dengan warna coklat. Jika ternyata diperlukan pertukaran nilai, maka akan ditulis “tukar” di bawah elemen larik yang dibandingkan tersebut. Hasil penukaran digambarkan di tabel simulasi berikutnya.


Untuk membedakan dengan elemen tabel yang lain, bagian tabel yang telah diurutkan digambarkan dengan warna biru muda. Simulasi Bubble Sort





Selection Sort adalah suatu metode pengurutan yang membandingkan elemen yang sekarang dengan elemen berikutnya sampai ke elemen yang terakhir. Jika ditemukan elemen lain yang lebih kecil dari elemen sekarang maka dicatat posisisnya dan langsung ditukar. Konsep proses Selection Sort adalah mencari (memilih) nilai terkecil dan menukarnya dengan elemen paling awal (paling kiri) pada setiap tahap. Proses Sort dilakukan tahap per tahap (Yahya, 2014).




Algoritma Selection Sort Adalah Sebagai berikut.



Berikut ini adalah contoh simulasi algoritma sorting terhadap larik(array) dengan panjang 5 elemen. Misalnya untuk larik dengan elemen.

8
4
5
2
7

akan diurutkan dengan algoritma Selection Sort secara terurut dari terbesar ke terkecil (descending). Proses pembandingan di dalam setiap looping digambarkan dengan warna coklat. Jika ternyata diperlukan pertukaran nilai, maka akan ditulis “tukar” di bawah elemen larik yang dibandingkan tersebut. Hasil penukaran digambarkan di tabel simulasi berikutnya. Untuk membedakan dengan elemen tabel yang lain, bagian tabel yang telah diurutkan digambarkan dengan warna biru muda.

Simulasi Selection Sort ditunjukkan pada Gambar 2.2.



I.       DEFINISI OPERASIONAL

·         Pengurutan
Pengurutan (sorting) merupakan suatu proses mengurutkan data dengan suatu aturan tertentu, sehingga tersusun secara teratur sesuai dengan aturan tersebut. Pada dasarnya ada dua macam aturan pengurutan yang biasa digunakan yaitu ascending dan descending. Ascending adalah proses pengurutan data dari data yang paling kecil sampai data yang paling besar. Descending adalah proses mengurutkan data dari yang paling besar sampai data yang paling kecil. Proses yang terjadi dalam pengurutan data adalah proses perbandingan data dan pertukaran data (Utami, dkk,2007).

J.      HIPOTESIS

H1 = Algoritma Bubble Sort merupakan cara pengurutan yang sederhana. Dan teknik pengurutan yang paling mudah jika dibandingkan dengan teknik pengurutan yang lainnya. Karena teknik ini mudah dimengerti dan mudah untuk dijelaskan, namun untuk jumlah yang jutaan teknik pengurutan bubble sort tidak tepat karena memakan waktu yang lama.
H0 = Algoritma Selection Sort merupakan metode pengurutan yang membandingan elemen yang sekarang dengan elemen yang berikutnya sampai ke elemen yang terakhir. Jika ditemukn elemen lain yang lebih kecil dari elemen yang sekarang maka akan ditukang. Konsep selection sort ini mencari (memilih nilai yang terkecil.

K.    METODE PENELITIAN

1.      Metode dan Desain

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jenis Penelitian Kepustakaan. Karena penelitian ini hanya dilaksanakan dengan menggunakan literatur seperti buku, catatan, maupun hasil laporan penelitian.
Desain yang digunakan oleh Algoritma Bubble Sort dan Algoritma Selection Sort yaitu :
a.       Gelembung air
b.      Larik

2.      Populasi dan Sampel

Tidak terdapat Populasi maupun sampel didalam penelitian ini.

3.      Kerangka Berpikir


Gambar 1 Kerangka Berpikir

4.      Teknik Pengumpulan Data

Penelitiain ini mengunakan Teknik Pengumpulan Data :
a.       Studi Pustaka
b.      Penelitia

5.      Instrumen

Instrumen yang digunakan yaitu Studi Pustaka.

L.     JADWAL PENELITIAN
Tabel 1 Jadwal Penelitian
No
Jenis Kegiatan
Bulan ke - 1
Bulan ke – 2
Bulan ke - 3
Bulan ke – 4
1
Penyusunan Proposal
















2
Studi Pustaka
















3
Pelaksaan
















4
Pengolahan Data























Jika ingin melihat bentuk rapinya silakan Download pada link di bawah ini :




Advertisement