Peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW

Peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
Peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
Peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW
Peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW - Isra artinya ialah perjalanan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam pada malam hari dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina.

Mi'raj adalah perjalanan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dari Masjidil Aqsa di bumi naik menuju langit sampai di sidratul muntaha. Di sidratul muntaha beliau menerima wahyu dari Allah subhanahu wa ta'ala berupa perintah sholat 5 waktu dalam sehari semalam. Peristiwa Isra Mi'raj terjadi pada malam 27 rajab tahun ke 11 dari kenabian 621 Masehi yaitu 1 tahun sebelum Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam hijrah ke Madinah.

Pada waktu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melakukan Isra Mi'raj beliau menggunakan kendaraan khusus bernama Buraq. Kecepatannya luar biasa bagaikan kilat, setiap kali melangkah sama dengan sejauh mata memandang. Perjalanan Isra dari Masjidil Haram di Mekah sampai Masjidil Aqsa di Palestina kawal oleh malaikat Jibril. 

Selama perjalanan Isra Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengunjungi 3 tempat yaitu,  pertama di Yatsrib atau Madinah tempat Rasulullah berhijrah. Bahan kedua ialah di Bukit Sinai Tempat Nabi Musa Alaihissalam bermunajat kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala dan persinggahan ketiga ialah Baitul Lahm, Tempat Nabi Isa dilahirkan. Dari  sini Rasulullah terus ke Masjidil Aqsa di Palestina.

Rasulullah kemudian Mi'raj menuju ke langit. Mirajane Rasulullah bertemu dengan beberapa orang Rasul yang terdahulu seperti Nabi Adam, nabi Idris, nabi Nuh, nabi Ibrahim  nabi Musa, nab nabi Isa dan nabi nabi lain. Setiap kali Rasulullah bertemu dengan mereka Malaikat Jibril selalu memperkenalkannya dan berjabat tangan dengan mereka.

Menurut kisah setelah perjalanan Mi'raj sampai di langit keenam Malaikat Jibril mempersilahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam untuk melanjutkan perjalanan sampai ke langit ke-7.

Selanjutnya beliau menuju ke sidratul muntaha. Sampai di sidratul muntaha beliau menerima wahyu dari Allah subhanahu wa ta'ala berupa perintah sholat 5 waktu dalam sehari semalam. 

Salat merupakan ibadah yang sangat istimewa dibandingkan dengan ibadah-ibadah yang lain. Pentingnya salat bagi kehidupan manusia, maka Wahyu tentang salat ini tidak seperti zakat puasa dan haji. Jika Wahyu tentang ibadah-ibadah yang lain cukup melalui Wahyu ayat-ayat al-quran tetapi Wahyu untuk salat selain melalui ayat-ayat Alquran Rasulullah sendiri menghadap kepada Allah subhanahu wa taala dalam peristiwa Isra Mi'raj di sidratul muntaha. Tentang salat Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda bahwa shalat merupakan tiang agama. Barangsiapa yang mengerjakan salat berarti telah meninggalkan agama dan barangsiapa yang meninggalkan salat berarti merobohkan agama.

Di Indonesia biasanya peristiwa Peristiwa Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW selalu diperingati dalam sebuah acara, pada artikel berikut ini abda bisa melihat Contoh Spanduk Isra Mi'raj Nabi Muhammad SAW

Tamsil tamsil dalam Isra Miraj

Selama dalam perjalanan Isra Mi'raj Rosululloh menyaksikan beberapa kejadian yang merupakan tamsil atau gambaran yang mengandung pelajaran bagi kehidupan umat nya. Tausiah yang disaksikan Rasulullah Dalam perjalanan Isra Mi'raj antara lain adalah :

1. Rasulullah menyaksikan orang-orang yang memotong padi setelah padi itu dipotong tumbuh lagi dan dipotong lagi. Demikian orang tersebut mengalami panen terus-menerus Rasulullah bertanya kepada Malaikat Jibril, siapakah orang yang memotong padi? itu Jibril menjawab " mereka itu adalah ibarat orang yang beramal jariyah. Bagi mereka akan mendapatkan pahala dari Allah subhanahu wa ta'ala terus-menerus tiada henti-hentinya".

2. Rasulullah melihat seorang wanita tua yang cantik memanggilnya, tetapi Rasulullah tidak menoleh. Rasulullah bertanya kepada Malaikat Jibril : " siapakah wanita tua yang cantik itu wahai Jibril?" jibril menjawabb :" wanita tua itu ialah menggambarkan bahwa dunia kita ini sudah tua dan Kiamat Sudah Dekat namun demikian dunia ini tetap cantik dan indah sehingga banyak orang yang tergoda keindahannya itu. Kamu dipanggil orang tua tadi kamu tidak menoleh berarti kamu tidak tergoda dan tetap pada pendirian mu, beriman dan bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala ulala hendaknya umatmu.

3. Rasulullah mencium bau harum dari sebuah makam dan hal ini  ditanyakan kepada Malaikat Jibril, dijawabnya bahwa bau harum itu adalah dari makam masyithah seorang tukang sisir anak Firaun. Masyithah dipaksa untuk mengakui Firaun sebagai Tuhannya, tetapi tetap menolaknya. Maka akhirnya dia dilemparkan ke dalam air yang mendidih dan sampai akhir hayatnya tetap beriman kepada Allah. Dia adalah salah seorang putri yang sangat teguh imannya tidak gentar dengan ancaman apapun walaupun akhirnya ia berkorban jiwa dan raganya. 

4. Rasulullah melihat sekelompok orang yang terus-menerus memukul kepala mereka hingga pecah lalu kepala itu utuh kembali kemudian mereka memukul nya lagi. Rasulullah bertanya kepada Malaikat Jibril :" siapakah mereka itu wahai Jibril?" jibril menerangkan bahwa mereka adalah gambaran orang yang mengabaikan salat dan mereka mengalami penyesalan yang terus menerus.

5. Rasulullah melihat orang yang sangat gagah perkasa. Ketika ia menoleh ke kiri ia merasa sedih dan menangis tersedu-sedu. Saya menoleh ke kanan ia merasa gembira dan tersenyum senyum. Kepada Malaikat Jibril " siapakah mereka itu wahai Jibril?" jibril menjelaskan bahwa orang itu adalah Bapak dari seluruh manusia di bumi ini yaitu Nabi Adam ketika beliau menoleh ke sebelah kiri merasa sedih karena melihat anak cucunya di dunia berbuat jahat dan melanggar ketentuan-ketentuan hukum yang berlaku sebaliknya ketika beliau melihat ke sebelah kanan beliau merasa senang karena melihat anak cucunya di dunia berbuat baik dan beramal sholeh. 

Advertisement