Sejarah Islam Masuk Ke Pulau Jawa

Sejarah Islam Masuk Ke Pulau Jawa
Sejarah Islam Masuk Ke Pulau Jawa
Sejarah Islam Masuk Ke Pulau Jawa
Sejarah Islam Masuk Ke Pulau Jawa - Pada abad ke-7 masehi di Jawa Tengah, telah dijumpai orang Islam utusan raja muawiyah menurut berita Tiongkok bernama Raja Tha cheh datang menghadapi Ratu Sima Raja Kalingga 674 masehi di Jawa Tengah untuk membuktikan adanya keamanan dan kemakmuran di Kerajaan Kalingga itu.

Tahun 1101 masehi atau 495 Hijriyah ditemukan makam seorang muslimah bernama Fatimah binti Maimun di desa leran Gresik Jawa Timur Hal itu membuktikan bahwa pada tahun tersebut atau sebelum tahun itu telah terdapat masyarakat Islam di Jawa Timur.

Barat agama Islam masuk pada tahun 1190 masehi dibawa oleh haji purba yaitu Kakak Raja Pajajaran. Sebelumnya Prabu purba mengembara ke India dan bertemu dengan pedagang Arab. Iya tertarik agama Islam sehingga ia masuk Islam kemudian ia menunaikan ibadah haji ke Mekah. 1190 masehi ia kembali ke tanah air untuk menyebarkan agama Islam di daerah Jawa Barat.

Agama Islam berkembang pesat di Pulau Jawa berkat usaha yang gigih dari para penganjur nya salah seorang penganjur Islam terkenal di Jawa Timur adalah Maulana Malik Ibrahim wafat tahun 1419 Masehi. Berasal dari Arab yang menetap dan mendirikan pusat penyiaran dan pengajaran agama Islam di Gresik. Maulana Malik Ibrahim mempunyai banyak murid yang ikut menyebarkan agama Islam ke daerah-daerah pedalaman.

Trend dan pengajaran agama Islam yang terkenal di Jawa Tengah adalah Demak, sedangkan di Jawa Barat adalah Cirebon dan Banten. Karena itu maka dapat dipastikan masuknya agama Islam secara bergelombang ke pulau Jawa sejak abad ke-7 Masehi.
Advertisement